Demo di Jakarta, Tukang Sedot WC Keluhkan Sepi Orderan

Aksi unjuk rasa yang menyebut dirinya dengan Gerakan Kedaulatan Rakyat di sekitaran Kantor Bawaslu RI, Jl. MH Tamrin, Jakarta Pusat sejak 21 Mei 2019 sudah memakan korban jiwa sebanyak enam orang dan ratusan korban luka, peristiwa ini mengundang keprihatinan banyak pihak.

sedot wc

Selain korban jiwa, aksi tersebut juga menelan korban material lainnya seperti mobil yang terbakar, di Pasar Tanah Abang juga sempat terjadi kobaran api akibat benda - benda yang sengaja dibakar.

Berharap Keadaan Kembali Normal Seperti Sediakala


Kerugian juga berdampak pada sektor ekonomi lainnya akibat dari ketidakstabilan keamanan pada wilayah tersebut dalam kurun waktu aksi unjuk rasa selama berlangsung. Begitu juga dengan tukang sedot wc, untuk wilayah yang menjadi titik pengunjuk rasa, sepi permintaan. Meski belum ada pengakuan langsung dari masyarakat, namun dugaan kuat kondisi dan situasi keamanan wilayah tersebut sangat mempengaruhi.

"Yang pasti, kalaupun ada orderan dari daerah tersebut, kami pikir - pikir dulu, apakah mobil kami bisa melintas dan beroperasi. Sejauh ini untuk wilayah 
MH Tamrin, Tanah Abang dan sekitarnya belum ada panggilan, biasanya ada aja, satu atau dua." ungkap Asnawi, selaku Direktur CV Putra Hafiz, perusahaan jasa sedot wc terkemuka di Jakarta.

Asnawi berharap, keadaan kembali normal seperti sediakala agar pelaku usaha lainnya dapat kembali mengais rezeki.

"Kasian supir sama kernet, lagi nunggu THR untuk lebaran keluarganya, semoga keadaan lekas normal kembali." tutup Asnawi


Lainnya : Demo di Jakarta, Tukang Sedot WC Keluhkan Sepi Orderan